Langsung ke konten utama

Cemilan Rabu materi #7

๐Ÿฐ Cemilan Rabu ๐Ÿฐ

16 Agustus 2017

*Materi 7*
๐ŸŒŠ *Kemampuan Anak Kita Seluas Samudra*๐ŸŒŠ

๐ŸŽ€Dengan meyakini anak kita adalah bintang, maka kita pun yakin kemampuan anak itu seluas samudra. Sayangnya, orangtua, guru sekolah,atau sistem pendidikan lah yang mereduksi atau menyempitkan kemampuan anak hingga samudra itu berubah menjadi selokan-selokan kecil.

๐ŸŽ€Menurut psikologi perkembangan,kemampuan anak yang sangat luas terbagi menjadi tiga bagian besar, yaitu psikoafektif, psikomotorik, dan psikokognitif.

Prof.Dr.Nasution,M.A menjelaskan bahwa kemampuan belajar anak atau peserta didik dikatakan sempurna jika memenuhi tiga aspek kemampuan berikut ini :

1⃣ *Aspek kemampuan afektif*
Aspek kemampuan yang berkaitan dengan nilai dan sikap. Penilaian pada aspek ini dapat terlihat antara lain pada kedisiplinan atau sikap hormat terhadap guru. Aspek afektif ini berkaitan erat dengan kecerdasan emosi (EQ) anak.

2⃣ *Aspek kemampuan psikomotorik*
Aspek kemampuan yang berkaitan dengan kemampuan gerak fisik yang mempengaruhi sikap mental. Aspek ini menunjukan kemampuan atau keterampilan ( _skill_) anak setelah menerima sebuah pengetahuan.

3⃣ *Aspek kemampuan kognitif*
Aspek kemampuan yang berkaitan dengan kegiatan berpikir. Aspek ini sangat berkaitan dengan intelegensia (IQ) atau kemampuan berpikir anak. Sejak dahulu,aspek kognitif selalu menjadi perhatian utama dalam sistem pendidikan formal. Ini dapat dilihat dari metode penilaian pada sekolah- sekolah di negeri kita dewasa ini yang sangat mengedepankan kesempurnaan aspek kognitif.

❤Mestinya, orang tua memandang kemampuan anak dengan landasan paradigma bahwa *kemampuan anak kita seluas samudra*. Artinya, anak memiliki tiga aspek kemampuan, yaitu afektif,psikomotorik,dan kognitif.
๐Ÿ’›Jika anak memiliki kekuatan pada salah satu aspek  kemampuan tersebut, sudah cukup untuk dikatakan sebagai anak yang MAMPU, PANDAI, PINTAR, atau CERDAS.

Salam Ibu Profesional

/Tim Fasilitator Kelas Bunda Sayang/

๐Ÿ”ธSumber Bacaan:
Munif Chatib, Orangtuanya Manusia: Melejitkan Potensi dan Kecerdasan dengan Menghargai Fitrah Setiap Anak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi kelompok 6 level#11

๐Ÿ‘ช Fatherless & Motherless dalam membangun fitrah seksualitas ๐Ÿ‘ช Ma... Pacaran apa sih ? ๐Ÿ’‘ Ma... Bencong apa sih ?  Cowok kok pake baju cewek ? Kenapa harus nutup aurat ? Kenapa gak boleh bobo bareng-bareng lagi ? Temen aku pipis di selokan auratnya kelihatan mama nya diem aja, kenapa aku gak boleh ? ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ Pertanyaan yang sering banget ditanyain anak-anak kita. Pusing... Tetiba cenut cenut dapat pertanyaan mendadak gitu ....  Tosssss kita mom ✋... I feel u  Trus kudu piye menghadapi anak-anak jaman NOW yang katanya generasi Z, generasi micin klo kata anak alay mah... Yang gampang banget dapet informasi gak kayak kita dulu.. anak-anak jaman NOW kritis gak dapat jawaban dari ortu mereka akan cari jawaban ketempat lain. Yuks bekali ilmu tentang pendidikan seks biar bisa jawab pertanyaan anak-anak yang aneh bin ajaib... Bisa dari kajian, internet, buku atau diswapp Nah... di diswapp (diskusi WhatsApp) kita nyebut nya...

Hari ke 13 T10 materi #8

Hari ke 13 T10 Alhamdulillah hari ini hujan... Allah sedang memberikan rezeki Nya kebumi. Sudah 4hari kakak Sekar sarapan mau nya bubur bayi berarti ada tambahan anggaran dipagi hari 5rb. Akhirnya mama bikin perjanjian klo sudah beli bubur dan jeli hari ini tidak ada jajan lagi. Dan kakak setuju komitmen kk dibuktikan saat ikut mama belanja ke warung kk adem ayem gak minta jajan. Sore hari mas Atha minta beli jamu. Karena tadi pagi mas gak mau bawa bekal dari rumah maunya jajan aja disekolah dan dikasih Abah 2rb jadi jatah jajannya sudah gak ada permintaan beli jamu ditolak. Ngambek iyalah namanya juga anak-anak biar saja yang pasti mama sudah menjelaskan budget uang jajan mas Atha 2rb dan sudah terpakai disekolah jadi gak ada tambahan uang jajan lagi. Ngambeknya sebentar doang 10 menit udahan asik makan bakwan jagung. #Hari13 #KuliahBunsayIIP #Tantangan10Hari #Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari #CerdasFinansial

Hari ke - 5 Melatih Kemandirian Anak

February 28, 2017 🎆 Mas Atha ➡ Hari ini mas Atha sempat bangun jam 4 pagi kemudian tidur lagi. Eh... Lah kok jadi kesiangan semua 😂😂😂 Mama baru bangun jam 5.30 karena malam dd Rizqah bangun-bangun terus jadilah semua nya kesiangan. ➡ Untuk cuci piring sendiri hari ini mas Atha mau melakukan nya. 🎆 Kakak Sekar ➡ Gimana caranya biar kakak mau makan sendiri.... Aha... Tanya kakak aja mau makan apa hari ini biar mau makan sendiri. Akhirnya makan siang kakak makan pakai sosis dan makan malam makan mie goreng. Berhasil kakak mau makan sendiri tapi gak pake sayur 😂😂😂 ➡ Sikat gigi malam hari ini kakak mau gosok gigi sendiri setelah dibujuk dan Abah masih ngajarin mas Atha untuk ulangan besok. 🎆 Dd Rizqah ➡ Toilet training buat anak usia 23m memang butuh ketelatenan hal yang gak mungkin 1 - 2 mgg beres. Belajar dari pengalaman mas Atha dan kakak Sekar. Mama harus konsisten dan pu...