Langsung ke konten utama

FITRAH BELAJAR

諾陋 Cemilan Rabu 陋諾
Materi #4 Memahami Gaya Belajar Anak

Fitrah Belajar
-------------------------------

"Anakku malas belajar"
Pernah dapat keluhan ini dari teman-teman sejawat?, atau dari tetangga?  Saudara? atau kita sendirilah yang mengeluhkan hal ini.
Benarkah anak-anak kita malas belajar?. Atau jangan-jangan kitalah yang terlalu mengkotak-kotakkan pengertian belajar, sehingga menjadi "duduk diam di meja belajar sambil baca buku atau menulis/menyalin".
Fitrahnya setiap anak adalah pembelajar sejati, bagaimana tidak?.
Setiap bayi yang lahir adalah pembelajar tangguh, bayi tidak memutuskan merangkak seumur hidupnya, namun ia menuntaskan belajar berjalan dengan gigih, sampai bisa berlari dan melompat. Setiap bayi yang dilahirkan adalah penjelajah yang penuh rasa ingin tahu (discoverer, curiousity)setiap sudut rumah jadi targetnya. Setiap bayi yang lahir juga penuh dengan daya imajinasi kreatif. Lihat saja, di tangan kanak-kanak kita, sangkutan baju jadi pesawat, kursi jadi kuda pacu, awan dicat berwarna ungu, matahari berubah pink (merah muda) dan lain sebagainya. Tugas kita hanya memberi kesempatan, ruang yang aman dan semangat.
Lalu mengapa bisa berubah menjadi enggan atau malas belajar?. Jangan-jangan kitalah yang telah mengubur dan menyimpangkan fitrah belajarnya.
Apa saja yang bisa mencerabut fitrah belajar anak-anak kita?
1. pendidik (orangtua/guru) yang terlalu menyetir proses belajar anak, sehingga daya kreatif anak lumpuh.
2. pendidik yang terlalu banyak menyarikan materi, anak-anak tidak berkesempatan memaknai dan menemukan asosiasi antara ide-ide, sehingga daya pikirnya tidak terlatih
3. Buku teks yang digunakan tak mengandung ide-ide menggugah
4. Dipakainya kompetisi dan rasa takut sebagai pelecut belajar, sehingga anak-anak bukan belajar karena "rasa ingin tahunya".
*Kita tidak bisa memastikan buku mana yang akan menggetarkan jiwa seorang anak; lukisan atau komposisi mana yang akan memantik apresiasi seninya; kunjungan ke tempat historis mana yang akan membangkitkan kesadaran sejarahnya. Setiap anak akan memberi respon secara berbeda-beda sesuai keunikan minat dan kepribadian mereka. Yang bisa kita lakukan adalah membuka akses selebar-lebarnya untuk mereka pada seberagam mungkin ide yang berharga (Charlotte Mason)*
Banyak orang mengira, kemampuan manusia yang utama dalam belajar adalah adaptasi, padahal semua binatang dan tumbuhanpun, Allah ciptakan mampu beradaptasi. Demikian juga, jika kita menganggap kemampuan utama manusia itu adalah kompetisi, karena sesungguhnya hewan dan jin pun berkompetisi.
*Ketahuilah bahwa kemampuan manusia yang utama adalah mengelola, mengklasifikasi, menginovasi dan mewariskan pengetahuan sebagai produk dari potensi fitrah belajarnya.* Seribu kera bisa dilatih memancing ikan, namun tidak satupun dari mereka mampu menciptakan kail dan mewariskan pada anak-anaknya.
Sesungguhnya setiap anak yang lahir telah memiliki potensi fitrah belajar. Para orang tua/pendidik tidak perlu panik menggegas kemampuan belajar anak-anaknya. Anak-anak hanya memerlukan sebuah ruang terbuka di alam dan hati orangtuanya yang terbuka bagi imajinasi kreatifnya, bagi curiousity-nya, bagi ketuntasan eksplorasi belajarnya, bagi penjelajahan dan petualangan belajarnya, bagi kesempatan untuk semakin menjadi dirinya.
sumber bacaan:
Fitrah based Education, 2016, Harry Santosa, Yayasan Cahaya Mutiara Timur.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi kelompok 6 level#11

👪 Fatherless & Motherless dalam membangun fitrah seksualitas 👪 Ma... Pacaran apa sih ? 💑 Ma... Bencong apa sih ?  Cowok kok pake baju cewek ? Kenapa harus nutup aurat ? Kenapa gak boleh bobo bareng-bareng lagi ? Temen aku pipis di selokan auratnya kelihatan mama nya diem aja, kenapa aku gak boleh ? 😱😱😱😱😱 Pertanyaan yang sering banget ditanyain anak-anak kita. Pusing... Tetiba cenut cenut dapat pertanyaan mendadak gitu ....  Tosssss kita mom ✋... I feel u  Trus kudu piye menghadapi anak-anak jaman NOW yang katanya generasi Z, generasi micin klo kata anak alay mah... Yang gampang banget dapet informasi gak kayak kita dulu.. anak-anak jaman NOW kritis gak dapat jawaban dari ortu mereka akan cari jawaban ketempat lain. Yuks bekali ilmu tentang pendidikan seks biar bisa jawab pertanyaan anak-anak yang aneh bin ajaib... Bisa dari kajian, internet, buku atau diswapp Nah... di diswapp (diskusi WhatsApp) kita nyebut nya...

Aliran rasa materi 7

Cemilan Rabu Materi #8.1

🍓🍎🍐 Cemilan Rabu #8.1 🥝🍉🥑 ⚖ Melatih Anak Berdagang⚖ Perhatian Rasulullah dalam membentuk anak dalam hal sosial maupun ekonomi terlihat jelas dalam bimbingan beliau. Sebab kegiatan berdagang akan memberikan gerakan sosial kemasyarakatan yang kuat pada anak. Manfaatnya bagi anak, 🌷Anak belajar berinteraksi dengan teman sebaya 🌷Membiasakan diri terus berkembang 🌷Memanfaatkan waktu untuk hal-hal berguna 🌷 Memperoleh kepercayaan diri 🌷 Belajar bersusah payah, terbiasa memberi dan menerima serta memahami kehidupan dengan baik dan benar. Rasulullah bahkan mendoakan anak kecil agar Allah memberikan berkah dalam usahanya untuk berdagang. Abu Ya'la dan Tabrani meriwayatkan dari Amru Bin Hutais bahwa "Rasulullah melewati Abdullah Bin Ja'far yang ketika itu sedang melakukan transaksi jual beli dengan anak-anak yang lain. Lalu berdoa, _"Ya Allah, berkahilah transaksi jual belinya."_ Anak yang mulia ini adalah anak dari paman Rasulullah. Rasulullah...